Tumpek Krulut Hari Kasih Sayang bagi Umat Hindu

03 Januari 2026 09:57:58 WITA

Sanggalangit education ✨

 

Hari ini, Saniscara wuku Krulut (sabtu, krulut) diperingati sebagai hari Tumpek Krulut atau lebih sering disebut Tumpek Lulut.

Umat hindu melaksanakan persembhayangan di pura, merajan dan di sekitar rumah. Mari kita pahami makna Tumpek Krulut.

Tumpek Krukut jatuh setiap 6 bulan sekali ( 210 hari ) pada hari sabtu kliwon wuku krulut, berasal dari kata lulut (senang/cinta), tumpek krulut adalah smomen untuk menumbuhkan rasa cinta kasih, keharmonisan, dan kepedulian. Umat Hindu  merayakan keharmonisan dan memuliakan menifestasi Dewa Iswara dengan gamelan dan kehidupan. 

Rahina Tumpek Krulut merupakan otonan Gamelan/Tetangguran dimana pada hari ini dilaksanakan penyucian dan pemujaan terhadap alat musik ( gong, gamelan) yang dianggap sebagi manifestasi dewa Iswara. Banten yang dihaturkan seperti peras, ajuman dan tipat yang berjutuan menyelaraskan keindahan bunyi ( gamelan ) dengan rasa cinta kasih ( kasih sayang) serta memohon taksu dan keharmonisan. 

Suara gamelan melambangkan keindahan kasih sayang dan proses harmonisasi alam, bukan menyembah alat tetapi memuja kekuatan ketuhanan ( Dewa Iswara) yang bersemayam di dalamnya.

 

Komentar atas Tumpek Krulut Hari Kasih Sayang bagi Umat Hindu

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi SANGGALANGIT

tampilkan dalam peta lebih besar